Kasus
Taco
Bueno adalah cabang dari restoran Mexico. Restoran itu pertama kali dibuka pada
tahun 1967 di Abilene, Texas. Pada saat ini memiliki lebih dari 185 cabang yang
tersebar disepanjang Texas, Oklohoma, Nebraska, Missuri, Louisiana, Kansas,
Indiana, dan Arkansas. Taco Bueno mengedepankan pada kualitas makanan yang
segar, harga yang terjangkau, dan pelayanan yang cepat. Untuk makanan seperti
Salsa, Guacamole, dan seasoned beef restoran lebih memilih menyiapkan masakan
dalam keadaan segar pada setiap lokasi. Kebijakan tersebut yang membuat waktu
penyedian makanan lebih lama namun menghasilkan kualitas makanan yang lebih
tinggi. Menu makanan di restoran ini terdiri dari burritos, tacos, muchacos,
nachos, tostadas, quesadilas, dan salad. Pelanggan dapat memesan makanan di
dalam restauran atau melalui pelayanan drive-thru. Pelanggan juga dapat
menggunakan tunai dan kredit pada saat transaksi pembayaran.
Restoran
Taco Bueno memiliki prinsip yang disebut dengan “Bueno Way”
·
Integritas : Kami mendasarkan tindakan
dan kata-kata kita pada kejujuran yang tinggi
·
Fokus Pelanggan : Kami berusaha
memberikan kepuasaan pelanggan 100%
·
Kerja Sama : Kami adalah satu, mendorong
komunikasi, dan menghargai perbedaan
·
Akuntabilitas : kami melihat, memiliki,
dan bertanggung jawab
·
Semangat : kami bersenang-senang,
merayakan kemenangan, dan berbagai keberhasilan.
Tujuan
restoran adalah untuk menyiapkan pesanan pelanggan dalam waktu 60 detik setelah
membayar di kasir. Untuk memenuhi atau melebihi tujuan, Taco Bueno ingin
mempercepat waktu pemesanan makanan di lini drive thru pada 185 lebih lokasi
yang tersebar. Alasan dari tujuan restoran adalah pengiriman yang cepat tidak
hanya meningkatan jumlah mobil yang dapat dilayani dalam 1 jam tetapi juga
mengurangi jumlah orang-orang yang mungkin tidak berkunjung ke restoran jika
melihat anterian yang panjang dan berjalan pelan di drive-thru. Agar pelayanan
kepada pelanggan lebih baik, restoran ingin mempercepat lagi pelayanan yang
dari 60 detik menjadi 46 detik.
Analisis Kasus
Dari kasus di atas dapat dipahami tujuan restoran adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan agar para pelanggan tidak menunggu pesanan terlalu lama dan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan yang besar dengan cepatnya pelayanan pada pelanggan. Dibutuhkan kebijakan agar para pegawai dapat memenuhi tuntutan baru perusahaan dan juga agar para karyawan tidak mengalami stress dalam bekerja karena kebijakan baru.
Intervensi
Melakukan
pelatihan-pelatihan pada karyawan agar dapat menyesuaikan kebijakan baru
perusahaan. Selanjutnya memberikan reward tambahan pada karyawan yang bisa
mencapai target melayani pelanggan. Menambah jumlah pegawai agar tidak terjadi
kekacauan pelayanan karena pegawai harus melayani pesanan pelanggan dan
memprosen pelayanan juga oleh pegawai yang sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar